Donor Darah Lapas Narkotika Karang Intan, Bantu Penuhi Stok Darah PMI Banjar

Martapura, Harianmetronews.com –

Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menunjukkan kepedulian nyata terhadap kemanusiaan melalui kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar, Selasa 07 April 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dengan penuh antusias. Donor darah menjadi salah satu wujud kontribusi nyata insan pemasyarakatan dalam membantu sesama, khususnya dalam memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, para peserta secara sukarela mendonorkan darahnya sebagai bentuk solidaritas dan empati terhadap sesama. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HBP Ke-62, tetapi juga mencerminkan komitmen pemasyarakatan untuk hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk kepedulian nyata jajaran pemasyarakatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Setetes darah yang kita sumbangkan hari ini, sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sub Seksi Portatib, Yanto Robiyantoro, yang turut berpartisipasi sebagai pendonor, menyampaikan rasa bangganya dapat ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat positif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Kami merasa bangga bisa berkontribusi, karena donor darah bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang menyelamatkan kehidupan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berharap dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di kalangan petugas serta memperkuat citra pemasyarakatan sebagai institusi yang humanis, responsif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Peringatan HBP ke-62 tahun ini pun menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa pemasyarakatan hadir tidak hanya sebagai sistem pembinaan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial yang berdampak nyata bagi kehidupan masyarakat. (nta)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *