Karang Intan, Harianmetronews.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menguatkan keimanan dan akhlak warga binaan melalui pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter dan peningkatan kualitas diri. Sebagai wujud komitmen tersebut, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan melaksanakan kegiatan pembacaan Sholawat Dalail Khairat yang dilanjutkan dengan pengajian Ilmu Fiqih bersama Ustadz H. Badaruddin di Masjid At Taubah Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Rabu (24/06/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut diikuti warga binaan dengan penuh kekhusyukan dan antusiasme. Selama kegiatan berlangsung, petugas Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), Ardian, hadir langsung untuk mendampingi sekaligus mengawasi jalannya pembinaan guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan tujuan pemasyarakatan.
Ardian, selaku petugas yang mendampingi dan mengawasi kegiatan, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan menjadi sarana penting dalam membentuk kepribadian warga binaan agar lebih baik.
“Melalui kegiatan Sholawat Dalail Khairat dan pengajian Ilmu Fiqih ini, kami berharap warga binaan semakin memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi Ilmu Fiqih oleh Ustadz H. Badaruddin yang juga memimpin langsung pembacaan Sholawat Dalail Khairat. Ia menegaskan pentingnya konsistensi dalam memperdalam ilmu agama sebagai bekal perubahan diri.
“Sholawat dan ilmu fiqih ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak. Semoga warga binaan terus istiqamah dalam proses memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan,” tutur Ustadz H. Badaruddin.
Melalui kegiatan pembacaan Sholawat Dalail Khairat dan pengajian Ilmu Fiqih ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, religius, dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pembentukan karakter serta bekal spiritual bagi warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang beriman, berakhlak baik, produktif, dan bertanggung jawab.
Kegiatan pembinaan keagamaan ini juga menjadi salah satu upaya Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam menciptakan suasana pembinaan yang kondusif serta membangun kesadaran spiritual warga binaan agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui rutinitas kegiatan keagamaan, diharapkan warga binaan dapat menumbuhkan sikap disiplin, ketenangan batin, serta perubahan perilaku ke arah yang lebih positif.
Selain itu, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus berkomitmen untuk bersinergi dengan para tokoh agama dalam memperkuat program pembinaan kepribadian. Kegiatan seperti Sholawat Dalail Khairat dan pengajian Ilmu Fiqih ini menjadi bagian penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial, sehingga warga binaan tidak hanya siap secara mental, tetapi juga memiliki landasan agama yang kuat saat kembali ke masyarakat. (nta).





