Karang Intan, Harianmetronews.com –
Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Karang Intan bekerja sama dengan Puskesmas Karang Intan 1 melaksanakan kegiatan Voluntary Counselling and Testing (VCT) Mobile HIV/AIDS, pemeriksaan Infeksi Menular Seksual (IMS), Hepatitis C, serta skrining Tuberkulosis (TBC) bagi warga binaan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan, Selasa (30/06/2026).
Kegiatan ini menyasar warga binaan dengan total 200 orang sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Karang Intan 1 dengan tetap mengedepankan standar prosedur layanan kesehatan serta prinsip kerahasiaan hasil pemeriksaan.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemberian informed consent kepada peserta, dilanjutkan dengan sesi konseling kesehatan untuk memberikan pemahaman mengenai risiko penyakit menular serta pentingnya pemeriksaan dini. Selanjutnya, dilakukan pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan HIV/AIDS, IMS, dan Hepatitis C.
Adapun pemeriksaan Tuberkulosis (TBC) dilaksanakan melalui metode wawancara kesehatan serta pengambilan sampel sputum (dahak) bagi warga binaan yang terindikasi, yang kemudian akan diperiksa menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) di Laboratorium RSUD Ratu Zalecha Martapura guna memastikan deteksi dini dan penanganan yang cepat dan tepat.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan warga binaan, menemukan kasus penyakit menular sejak dini, serta mencegah potensi penyebaran penyakit di lingkungan Lapas. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat, karena upaya pengendalian penyakit menular di dalam Lapas turut berkontribusi dalam menjaga kesehatan lingkungan sosial secara lebih luas di luar Lapas.
Sinergi antara Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dan Puskesmas Karang Intan 1 ini menjadi bentuk nyata komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan terbebas dari risiko penyebaran penyakit menular.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam memberikan layanan kesehatan yang komprehensif, preventif, dan berkelanjutan bagi warga binaan.
“Langkah ini menjadi upaya penting dalam deteksi dini berbagai penyakit menular seperti HIV, IMS, Hepatitis C, dan TBC di lingkungan Lapas. Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Puskesmas Karang Intan 1 agar layanan kesehatan bagi warga binaan dapat berjalan optimal dan berkesinambungan,” ujar Kalapas Yugo Indra Wicaksi.
Sementara itu, Ria Rosiana, selaku Pengelola Program HIV/AIDS Puskesmas Karang Intan 1, menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam upaya pengendalian penyakit menular di lingkungan tertutup seperti Lapas.
“Deteksi dini melalui rangkaian pemeriksaan ini sangat penting untuk menemukan kasus sejak awal agar dapat segera dilakukan penanganan medis. Hal ini juga membantu menekan risiko penularan serta menjaga kesehatan bersama di lingkungan Lapas,” ungkap Ria Rosiana.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini berlangsung dengan tertib, lancar, dan mendapat dukungan penuh dari seluruh jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran warga binaan terhadap pentingnya kesehatan semakin meningkat serta memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga menjamin aspek kesehatan warga binaan secara menyeluruh, terukur, dan bermanfaat bagi kesehatan masyarakat luas. (nta).





