Karang Intan, Harianmetronews.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan membuka akses studi lanjut bagi pegawai melalui Sosialisasi Program Kuliah Kerja Sama bersama Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin. Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menyelenggarakan kegiatan tersebut di Ruang Belajar untuk mengembangkan kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan kompetensi profesional, dan memperkuat kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemasyarakatan, Rabu (12/08/2026).
Kegiatan sosialisasi tersebut memberikan informasi mengenai berbagai peluang studi lanjut bagi pegawai di lingkungan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan melalui skema kerja sama pendidikan dengan STIMI Banjarmasin. Sejumlah petugas yang berminat mengembangkan kompetensi akademik dan profesional mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas diri dan kinerja organisasi.
Dalam kegiatan tersebut, tim STIMI Banjarmasin memaparkan berbagai program studi, sistem perkuliahan, mekanisme kerja sama, serta peluang pengembangan karier melalui pendidikan formal. Peserta juga berdiskusi secara langsung mengenai persyaratan pendaftaran, skema pembelajaran yang fleksibel bagi pegawai, serta manfaat studi lanjut dalam mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Pemasyarakatan.
Salah satu petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Muhammad Ridhoni, menyambut baik program tersebut karena memberikan kesempatan yang lebih luas bagi pegawai untuk terus mengembangkan kompetensi.
“Sosialisasi ini memberikan gambaran yang jelas mengenai kesempatan studi lanjut yang dapat kami tempuh. Program kerja sama seperti ini sangat bermanfaat karena membantu pegawai mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas diri sehingga kami dapat memberikan kontribusi yang lebih baik bagi organisasi,” ungkap Muhammad Ridhoni.
Ketua STIMI Banjarmasin, Dr. Titien Agustina, menyampaikan bahwa kerja sama pendidikan dengan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur.
“Kami berharap kerja sama ini dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi para pegawai untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tanggung jawab kedinasan. Peningkatan kompetensi melalui pendidikan tinggi akan memberikan nilai tambah, baik bagi pengembangan individu maupun bagi peningkatan kualitas pelayanan institusi,” ujar Dr. Titien Agustina.
Pelaksanaan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam mendorong budaya belajar, peningkatan kapasitas, dan pengembangan profesionalisme pegawai secara berkelanjutan. Melalui sinergi dengan STIMI Banjarmasin, Lapas Narkotika Karang Intan terus membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan tinggi sebagai investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Kerja sama di bidang pendidikan diharapkan mampu melahirkan pegawai yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan manajerial, serta daya saing yang lebih baik dalam menghadapi dinamika tugas Pemasyarakatan. Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus mendukung berbagai inisiatif yang memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan Pemasyarakatan yang profesional, adaptif, dan berintegritas. (nta)





