Kabar Buruk Bagi Mafia Honorer, Polda Lampung Berhasil Naikkan Status Sidik untuk Kasus Rekrutmen THL Metro

HARIAN METRO, – Para Pelaku maupun calon tersangka yang terlibat dalam pusaran Kasus Rekrutmen Tenaga Honorer Metro mulai Harap-harap cemas.

Hal ini setelah perkara viral di Kota Metro ini
Naik ke tahap Penyidikan dan diprediksi segera bakal ada penetapan trsangkanya.

Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Dery Agung Wijaya. memyampaikan kepada wartawan bahwa perkara ini telah ditindaklanjuti.

Menurut Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Dery Agung Wijaya sudah 29 saksi yang diperiksa terkait honorer di Kota Metro dan kini dinaikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

“Kita sudah periksa salah seorang anggota DPRD kota Metro inidial A untuk dimintai keterangannya seputar rekrutmen honorer tahun 2025 Kota Metro,” ujarnya Rabu (7/1/2026).

Hebohnya kasus ini menyeruak ke publik setelah UU No. 20/2023 yang melarang rekrutmen untuk penambahan tenaga honorer, setidaknya ada 16 oknum yang diduga terlibat memuluskan rekrutmen 387 honorer di kota Metro.

Modus bancakan rekrutmen itu diduga mulai jatah untuk memasukkan calon honorer hingga bagaimana penganggaran gaji honor yang diajukan eksekutif bisa “gol” dan disetujui DPRD Metro

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung sendiri sedang menyelidiki dugaan korupsi dalam proses rekrutmen tenaga honorer ini.

Polda Lampung telah menerima informasi terkait dugaan penyimpangan tersebut dan saat ini sedang melakukan proses pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket).

Sejumlah tenaga honorer baru di lingkungan Pemkot Metro telah menerima Surat Keputusan (SK) Perpanjangan, meskipun belum pernah diangkat secara resmi sebagai tenaga honorer sebelumnya. Hal ini menimbulkan dugaan manipulasi status kepegawaian demi meloloskan pengangkatan baru secara terselubung.

Padahal seluruh pejabat pembina kepegawaian maupun pejabat lainnya dilarang melakukan pengangkatan tenaga non-ASN atau honorer baru. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenakan sanksi administratif maupun pidana.

Kasus ini mulai naik ke penyidikan dan akan ada tersangka yang nanti kita akan sampaikan saat ekspos mendatang.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *