Karang Intan, Harianmetronews.com –
Pembelajaran Muatan Lokal dalam Program Pendidikan Kesetaraan Paket B membekali warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan dengan nilai budaya dan karakter sebagai bekal kehidupan bermasyarakat. Sebanyak 18 warga binaan mengikuti kegiatan pembelajaran yang berlangsung di Ruang Belajar Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Senin (10/08/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Rahmat Fahroni, sebagai tutor Muatan Lokal Program Pendidikan Kesetaraan Paket B sekaligus perpanjangan tangan PKBM Annisa Kecamatan Karang Intan. Melalui pembelajaran ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus berupaya memberikan layanan pendidikan yang tidak hanya memenuhi hak belajar warga binaan, tetapi juga memperkuat pembinaan kepribadian sebagai bekal untuk kembali dan berperan positif di tengah masyarakat.
Pada pertemuan kali ini, peserta didik menerima materi Muatan Lokal yang mencakup pengenalan budaya dan kearifan lokal Banjar, nilai-nilai gotong royong, etika dalam kehidupan bermasyarakat, pelestarian lingkungan, serta pemanfaatan potensi lokal sebagai bekal kecakapan hidup. Materi tersebut dirancang untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, memperkuat identitas budaya, dan membentuk karakter warga binaan agar lebih siap menjalani kehidupan bermasyarakat secara positif.
Pembelajaran berlangsung secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, serta penyampaian contoh-contoh penerapan nilai budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan tersebut mendorong warga binaan untuk tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai budaya, etika, dan kebersamaan dalam perilaku sehari-hari selama menjalani masa pembinaan.
Tutor Muatan Lokal Program Pendidikan Kesetaraan Paket B Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Rahmat Fahroni, menjelaskan bahwa pembelajaran Muatan Lokal menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karena memberikan pemahaman mengenai budaya, etika, dan nilai-nilai sosial yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui pembelajaran Muatan Lokal, kami ingin mengajak warga binaan memahami pentingnya budaya, etika, dan kebersamaan sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali berinteraksi dengan lingkungan dan masyarakat,” ujar Rahmat.
Salah satu peserta Program Pendidikan Kesetaraan Paket B, warga binaan berinisial RH, mengaku mendapatkan banyak pemahaman baru melalui pembelajaran Muatan Lokal yang diikutinya.
“Pembelajaran hari ini membuat saya lebih memahami pentingnya budaya, etika, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Materi yang diberikan sangat bermanfaat dan memberikan motivasi bagi saya untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ungkap RH.
Pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan Paket B menjadi bagian dari komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek pendidikan, karakter, dan sosial warga binaan. Melalui kolaborasi yang terus dibangun bersama PKBM Annisa Kecamatan Karang Intan, Lapas Narkotika Karang Intan berupaya memastikan warga binaan tetap memperoleh akses pendidikan selama menjalani masa pidana.
Pembelajaran yang berkelanjutan diharapkan mampu menjadi bekal yang bermanfaat bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik, beretika, menghargai budaya lokal, dan produktif setelah kembali menjadi bagian dari masyarakat. (nta).





