Banjarmasin, Harianmetronews.com –
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Sinergi Aparat Penegak Hukum, TNI/Polri, Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter)” yang diselenggarakan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banjarmasin di Hotel Palm Banjarmasin, Rabu (7/10).
Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi dan diskusi untuk memperkuat sinergi antar-aparat penegak hukum, TNI/Polri, serta pemangku kepentingan terkait dalam mendukung pelaksanaan layanan bimbingan dan integrasi bagi Klien Pemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta membahas penguatan koordinasi dan kolaborasi dalam pelaksanaan layanan integrasi, termasuk dukungan terhadap proses pembimbingan dan kesiapan Klien Pemasyarakatan untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Kehadiran Kalapas Banjarmasin menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi antarinstansi dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam memastikan proses pembinaan dan integrasi berjalan secara berkelanjutan.
Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan kolaborasi antarinstansi menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan proses pemasyarakatan.
“Sinergi antarinstansi sangat penting untuk memastikan proses pembinaan dan integrasi berjalan secara berkesinambungan. Melalui forum seperti ini, kita dapat memperkuat koordinasi, menyamakan pemahaman, serta membangun dukungan bersama agar warga binaan maupun Klien Pemasyarakatan dapat mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.
FGD berlangsung sebagai ruang bertukar informasi dan memperkuat komitmen bersama dalam mendukung layanan pemasyarakatan yang terintegrasi serta berorientasi pada keberlanjutan pembinaan dan reintegrasi sosial. (Humas Lapas Banjarmasin)





