Klinik Pratama Lapas Narkotika Karang Intan Raih Dua Penghargaan Dinas Kesehatan Kalsel atas Program Pengendalian Tuberkulosis

Karang Intan, Harianmetronews.com –

Klinik Pratama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengendalian Tuberkulosis (TB) dengan meraih dua penghargaan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan atas capaian pelaksanaan program Tuberkulosis, Rabu (15/07/2026).

Penghargaan tersebut diterima oleh Perawat Ahli Pertama Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Anjar Ani, dalam rangkaian kegiatan Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Public-Private Mix (PPM), Intervensi TB-HIV, Pelibatan Stakeholder, dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Provinsi Tahun 2026. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, dr. H. Diauddin, M.Kes., menyerahkan penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada fasilitas pelayanan kesehatan yang menunjukkan kontribusi dan komitmen nyata dalam mendukung program pengendalian Tuberkulosis di Kalimantan Selatan.

Dua penghargaan yang berhasil diraih Klinik Pratama Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan meliputi Peringkat III Kategori Keaktifan Pelaporan Pengobatan Tuberkulosis Sensitif Obat (TB SO) Tingkat Fasilitas Pelayanan Kesehatan Klinik Pemerintah Tahun 2025 serta Peringkat III Kategori Keaktifan Pelaporan Terduga Tuberkulosis pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Non-Puskesmas Tingkat Fasilitas Pelayanan Kesehatan Klinik Pemerintah Tahun 2025. Selain itu, Klinik Pratama Lapas Narkotika Karang Intan juga memperoleh apresiasi atas kontribusi dan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan program Tuberkulosis di Provinsi Kalimantan Selatan.

Dua penghargaan tersebut menjadi wujud komitmen Klinik Pratama Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam mendukung pengendalian Tuberkulosis melalui deteksi dini, pencatatan dan pelaporan kasus secara tepat waktu, pendampingan pengobatan, serta penguatan upaya pencegahan penyakit menular di lingkungan Pemasyarakatan. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas untuk memastikan setiap warga binaan memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas sesuai standar pelayanan kesehatan yang berlaku.

Perawat Ahli Pertama Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Anjar Ani, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja sama seluruh tim kesehatan serta dukungan berbagai pihak dalam menjalankan program pengendalian Tuberkulosis secara berkelanjutan.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam pelaksanaan program Tuberkulosis. Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang optimal melalui deteksi dini, pelaporan yang akurat, pendampingan pengobatan, serta edukasi kesehatan kepada warga binaan agar program pengendalian TB dapat berjalan secara efektif,” ujar Anjar.

Anjar menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak hanya diukur dari penghargaan yang diterima, tetapi juga dari kualitas pelayanan kesehatan yang terus ditingkatkan untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi warga binaan.

“Melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan berbagai mitra kesehatan lainnya, kami akan terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular. Harapannya, lingkungan Lapas tetap sehat, warga binaan memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas, serta target eliminasi Tuberkulosis dapat tercapai,” tambahnya.

Penghargaan yang diterima menunjukkan bahwa Klinik Pratama Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan mampu menjalankan program pengendalian Tuberkulosis secara konsisten melalui sistem pelaporan yang tertib, pengobatan yang berkesinambungan, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Capaian tersebut sekaligus mempertegas peran fasilitas kesehatan di lingkungan Pemasyarakatan dalam mendukung keberhasilan program kesehatan nasional.

Raihan dua penghargaan tersebut semakin memperkuat komitmen Klinik Pratama Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan untuk terus mendukung pengendalian Tuberkulosis melalui layanan kesehatan yang profesional, responsif, dan berkelanjutan.

Dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas bagi warga binaan sekaligus berkontribusi dalam mendukung tercapainya target eliminasi Tuberkulosis di Indonesia. (nta).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *