Karang Intan, Harianmetronews.com –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus mengembangkan pembinaan kemandirian melalui keterampilan otomotif. Kali ini, warga binaan mengerjakan body repair lantai bak mobil pikap di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1 Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Kamis (1/10/2026).
Warga binaan mengerjakan bagian lantai bak mobil yang memerlukan perbaikan dengan menerapkan keterampilan yang telah dipelajari. Petugas Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) mendampingi dan mengawasi setiap proses pengerjaan agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan.
Petugas pengawas kegiatan, Yusron Rifki, menjelaskan bahwa body repair memberikan pengalaman kerja secara langsung kepada warga binaan.
“Kegiatan body repair ini memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar melalui pekerjaan yang nyata. Kami mendampingi dan mengawasi prosesnya agar kegiatan berjalan tertib sekaligus membantu menjaga kualitas hasil pekerjaan,” ujar Yusron.
Kegiatan tersebut juga mendorong warga binaan untuk membiasakan diri bekerja secara teliti dan bertanggung jawab. Setiap tahapan pekerjaan mereka lakukan dengan memperhatikan kondisi bagian yang diperbaiki sehingga keterampilan yang dimiliki dapat terus berkembang melalui pengalaman langsung.
Salah satu warga binaan berinisial GL menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberinya kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan.
“Saya senang bisa mengikuti kegiatan seperti ini karena dapat terus belajar. Saya juga belajar lebih teliti, sabar, dan bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan,” ungkap GL.
Selain mengembangkan keterampilan otomotif, kegiatan ini turut memberikan pengalaman dalam menyelesaikan pekerjaan secara terarah. Warga binaan belajar memahami pekerjaan, menjaga ketelitian, serta menyelesaikan tugas hingga menghasilkan pekerjaan yang bermanfaat.
Kegiatan body repair menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk menerapkan keterampilan melalui pekerjaan secara langsung. Pengalaman tersebut dapat mendukung kesiapan mereka untuk mengembangkan kemampuan kerja dan beraktivitas secara produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menghadirkan ruang pembinaan yang mendorong warga binaan mengembangkan keterampilan, membangun sikap kerja yang positif, serta memanfaatkan kemampuan yang dimiliki untuk kegiatan yang produktif dan bermanfaat. (nta).





