Karang Intan, Harianmetronews.com –
Ruang pembelajaran terus dimanfaatkan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan untuk mengembangkan diri melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan C. Dengan penuh antusias, warga binaan mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sebagai upaya meningkatkan wawasan, menjaga kebugaran, serta membangun kebiasaan positif selama menjalani masa pembinaan, Rabu (15/07/2026).
Sebanyak 34 warga binaan mengikuti Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan C dengan rincian 18 warga binaan peserta Paket B dan 16 warga binaan peserta Paket C. Pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan sebagai tutor atau pengajar perpanjangan tangan dari PKBM Annisa Kecamatan Karang Intan.
Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan C menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam memberikan hak pendidikan bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan. Melalui program ini, warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan diri, meningkatkan kedisiplinan, serta membangun karakter positif melalui berbagai materi pembelajaran.
Pada kegiatan pembelajaran kali ini, warga binaan mengikuti mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang disampaikan oleh Rojaly selaku tutor dari petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Dalam pembelajaran tersebut, warga binaan mendapatkan materi olahraga bola voli, mulai dari pengenalan teknik dasar hingga pemahaman mengenai aturan dan strategi permainan.
Rojaly memberikan pembelajaran mengenai berbagai teknik dasar bola voli, seperti teknik servis, passing bawah, passing atas, hingga pemahaman mengenai kerja sama tim dalam permainan.
Melalui pembelajaran tersebut, warga binaan tidak hanya mempelajari keterampilan olahraga, tetapi juga memahami nilai-nilai positif yang terkandung dalam permainan bola voli, seperti kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, dan sportivitas.
“Melalui pembelajaran PJOK khususnya materi bola voli, kami memberikan pemahaman kepada warga binaan mengenai teknik-teknik dasar permainan, mulai dari servis, passing bawah, passing atas, hingga bagaimana membangun kerja sama dalam sebuah tim. Selain meningkatkan kemampuan olahraga, kegiatan ini juga mengajarkan nilai disiplin, komunikasi, dan tanggung jawab yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rojaly.
Ia menambahkan bahwa kegiatan olahraga dalam pembelajaran PJOK menjadi salah satu sarana untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun semangat positif warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
“Olahraga bukan hanya tentang kemampuan fisik, tetapi juga tentang membangun karakter. Melalui permainan bola voli, warga binaan belajar bekerja sama, menghargai peran masing-masing, serta membangun semangat untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik,” tambah Rojaly.
Salah satu warga binaan berinisial MY menyampaikan antusiasmenya mengikuti pembelajaran PJOK, khususnya materi olahraga bola voli. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus menjadi kesempatan untuk tetap aktif dan mengembangkan kemampuan diri.
“Saya senang mengikuti pembelajaran PJOK, terutama saat mempelajari olahraga bola voli. Kami mendapatkan ilmu tentang teknik bermain yang benar, mulai dari cara melakukan servis, passing, hingga kerja sama dalam tim. Kegiatan seperti ini membuat kami lebih semangat, aktif, dan mendapatkan pengalaman positif selama menjalani pembinaan,” ungkap MY.
Hal serupa disampaikan warga binaan berinisial SL yang menilai kegiatan pembelajaran melalui Program Kesetaraan Paket B dan C memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk kebiasaan positif.
“Kegiatan belajar seperti ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain mendapatkan pengetahuan melalui pendidikan, kami juga belajar pentingnya disiplin, kerja sama, dan menjaga kesehatan melalui olahraga. Semua pembelajaran yang diberikan menjadi bekal positif untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan,” ujar SL.
Pelaksanaan pembelajaran Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan C dengan materi PJOK berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan memastikan seluruh kegiatan pembelajaran berlangsung optimal dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan.
Melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan C, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menghadirkan pembinaan yang memberikan ruang bagi warga binaan untuk meningkatkan kualitas diri.
Pembelajaran PJOK melalui olahraga bola voli menjadi bagian dari proses pembinaan yang tidak hanya meningkatkan kemampuan fisik, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, kerja sama, sportivitas, serta membangun karakter positif sebagai bekal warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat. (nta).





